Diri penat berfikir...
Diri penat berfikir...
Diri penat berfikir.
Maka biarlah tinta ini berbicara di sini.
Aku panjatkan setinggi-tinggi kesyukuran kepada-Mu Rabb..
Kau telah mengurniakan sahabat yang sangat hebat dan terbaik disisiku..
Walau hati kadang salah menafsir , tingkah laku kadang mengguris ,
namun dia setia disisiku. Ya Allah !
Apakah pandangan yang telah dia nampak pada diriku
Sehingga dia mampu untuk berada di sampingku sentiasa.
Tanpa jemu , tanpa lelah , setia bersamaku.
Di mana lagi dapat kucari teman sehebat dia , Ya Rabb..
Ukhuwah yang kami bina pada awalnya mungkin goyah
Dek keegoanku yang tinggi
Dek kelakuanku yang mengguris
Dek hati yang cemburu.
Tetapi
Segala halangan , segala cabaran , dan segala dugaan itulah
yang sebenarnya membuatkan diri lebih kuat ,
yang membuatkan ukhuwah jadi hebat ,
yang membuatkan perasaan jadi mantap.
Ya Allah !
Aku sebenarnya malu dengan diriku sendiri.
Kurasakan diri ini yang terlalu banyak mengkhianati perhubungan kami.
Allah...
Tidak terhitung pengkhianatan yang telah kulakukan.
Aku malu dengan-Mu , Ya Allah..
Betapa hebat dan indahya aturan-Mu , Ya Rabb
Hingga Kau mampu kuatkan hatinya
Untuk terus bersamaku,
beserta segenggam kepercayaan
yang tak pernah luput.
Alhamdulillah.
-adibafaiqah-

Comments